Tampilkan postingan dengan label Sajak. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sajak. Tampilkan semua postingan

Jumat, 15 April 2011

Di Ujung Senja Nanti

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhSKIP5G1bIs1bkIno30ID3IRXqQzDm6AyJvvAohB8m9yFQNrhKzQstyC9KWFgzrsk_jFp-Zg2mDgN7UY2CKSZK862h4X0d24WREFakoesqqwRgVwAYl1lzOJN_3ldonGHlgectYh84I9g/s1600/berdua-pada-sdenja2.jpg
Selamat malam, Sahabat Radio Cihuy! Hari ini saya merasa lelah dan random sekali, rasanya seperti seharian sudah mengendarai motor mengusahakan sesuatu yang ternyata belum saatnya kali ini didapatkan dan berakhir kehujanan. Mungkin hanya karena belum mandi. Baiklah kalau begitu, saya buat kopi dulu, dingin.

Selamat datang kembali di siaran perdata Radio Cihuy, sahabat semua. Saya persembahkan lagu ini khusus untuk anda semua yang baru saja kehujanan. Selamat menikmati.
#nowplaying Monita – Kekasih Sejati


Oke, jadi apa yang akan kita lakukan kali ini.. hmm.. bagaimana kalau kita bermain tebak-tebakan?! Siapa yang tau jawaban dari pertanyaan saya, mendapat kesempatan jalan kayang naik Monas. Tapi Monas masih di Jakarta sih, nggak jadi kalau gitu.

Saya akan buka email yang masuk ke inbox Radio Cihuy, di antara ribuan email dari Cihuyers yang masuk ini, setelah saya tentukan sebelumnya, akan saya pilih satu email secara random. Dan email yang sedang sial akan saya bacakan.
Nah, sudah saya dapatkan. Email kiriman dari.. duh, lagi-lagi pengirim lupa menyertakan alamat emailnya. Sepertinya baru saja kami terima, oh benar sekali, tertanggal hari ini dan bertuliskan pukul 22.25. Baiklah, akan saya bacakan.
Tapi sebelumnya tolong ya, bagi Cihuyers yang mau mengirim email ke Radio Cihuy lain kali jangan lupa menyertakan alamat emailnya.



Sore tadi, aku terhenti di tepi sebuah jalan yang masih sibuk dengan urusan manusia. Saat rinai gerimis membias cahaya matahari, membentuk pelangi. Waktu seakan sengaja memperlambat langkahnya, mempertemukan mataku dengan pelangi yang perlahan terkikis merah langit senja.
Sejenak, aku tak peduli bagaimana dunia.


Malam ini kurebahkan tubuh lelahku, pejamkan mata, tak ada yang kulihat selain hitam. Telingaku hanya penuh dengan lirih nyanyian hujan yang menenggelamkan.

Tiba-tiba terlintas dalam kepalaku, kubayangkan seseorang yang sedang mencintaiku, dan aku yang mungkin juga mencintainya, sedang saling tersenyum berbagi tawa.

Lalu kubayangkan, karena suatu sebab, kecelakaan atau entah apa, ia yang mungkin kucintai harus kehilangan kedua matanya. Tak ada yang dapat ia lihat selain hitam, selain kelam. Tidak juga aku. Maka tak ada lagi saling tersenyum, tak ada lagi saling tawa, yang ada hanyalah aku yang sesekali melihatnya tersenyum, melihatnya tertawa.

Dan entah karena apa, kuputuskan memberikan kedua mataku untuknya. Lalu dengan operasi yang entah bagaimana, kedua mataku terpasang di rongga matanya. Maka aku tak lagi dapat melihat apa selain hitam, selain kelam.

Perlahan ia yang mungkin kucintai dapat kembali melihat dunia, dengan kedua mataku, sampai kapanpun ia mau atau hingga ia tak lagi mampu. Ia dapat mulai kembali melihat apapun yang ia mau dengan mataku. Suatu sore Ia dapat melihat pelangi, ia dapat melihat senja, atau ia dapat juga terus melihatku yang tak lagi mampu untuk melihatnya atau sesuatupun juga.  Bila ia mau.

Dan aku, mungkin akan mulai terus seperti ini, seperti malam ini kupejamkan mataku, tak ada yang lagi dapat kulihat selain hitam, selain kelam.


Baiklah, Sahabat Radio Cihuy, tulisan di emailnya hanya sampai di situ. Tampaknya Cihuyers satu ini sedang sedikit galau, atau anda pasti penulis cerita drama, ya?! Galau kok dipiara, yang dipiara tuh kumis, biar jadi gubernur.

Ah, sudah ya. Saya sibuk, mau jemur baju bos dulu, mumpung di luar masih hujan.
Nite all, have a nice weakday.



radiocihuy.blogspot.com

Selasa, 12 April 2011

Status Facebook Inspiratif Part 7


Kita tidak tahu sedalam apa laut itu, Tapi kita harus tahu
seberapa DALAM kita MENGENAL orang yang kita cintai

Kita tidak tahu seberapa tinggi langit diangkasa, tapi
kita harus tahu seberapa TINGGI kita MENGHARGAI
...orang yg kita cintai

 




Kita tidak tahu seberapa BANYAK bintang dilangit.
tapi kita harus tahu seberapa BANYAK PERHATIAN
yg kita beri untuk orang yg kita cintai.

Ketika dirimu gelisah. Sentuhlah hatimu
dgn lantunan ayat2 cinta dalam kitab-Nya

Ketika usaha kerasmu dinilai sia-sia oleh orang lain
Maka saat itu kamu sedang belajar KEIKHLASAN.
...
Ingatlah, Bersama kesulitan ada kemudahan
Jangan pernah merugikan & menyakiti org lain.
Sang Pencipta maha meliihat & mendengar rintihan hatimu: BERDOALAH

Berbagilah untuk setiap kebahagiaan
yang engkau rasakan di hati. Berbagilah

walau sekedar berwajah ceria
dan sepatah kata sapa dan salam.
...
Tetaplah berbagi dan tersenyum
dalam mensyukuri anugerah-Nya hari ini.

layaknya mentari yang tak menunda hadirnya
meski mendung menyelimuti indah sinarnya hari ini.


Miliki hati yang tak pernah membenci,
Sebuah senyuman yang takkan pudar

Sebuah sentuhan yg takkan pernah menyakiti
& sebuah kasih sayang yang takkan pernah berakhir

Wahai manusia, Ambillah sejenak
Waktumu untuk bercermin !

Dan berfikirlah segala kecantikan
itu akan berubah menjadi tua
...
Ibarat bngunan yg hancur dan
jnganlah kamu sekali2 tertipu
oleh keindahan yang ada di cermin

Maka Perbanyaklah Amal kebaikan
agar tiada kata - kata penyesalan
saat engkau tlah kembali kpda Tuhan

AKu coba membenarkan cara
berjalanmu, Tanpa melukai kakimu

AKu coba membenarkan cara berbicaramu,
Tanpa membuat bibirmu menjadi kelu
...
AKu coba membenarkan caramu berpakaian
Tanpa niat untuk melihat kulitmu

AKu coba membenarkan caramu melihat dunia,
Tanpa merusak duniamu .

Terkadang Sang Pencipta meminta
sesuatu dari kita, karena Dia berkenan
untuk menggantikannya dengan yang lebih baik.

Namun, kita kadang terlalu naif
Menggenggam erat sesuatu yang
kita anggap amat berharga, & tidak ikhlas

bila harus kehilangan. Padahal kita tahu Tuhan
Takkan mengambil sesuatu dari kita jika Ia
tidak akan menggantinya dengan yang lebih baik.

Kita kehilangan banyak hal
disepanjang masa hidup.

Kehilangan tersebut pada
awalnya tampak seperti tidak
adil dan merisaukan tapi, Percayalah

bahwa itu terjadi supaya ada
perubahan positif yg terjadi dalam hidup kita ..•

♥ Ada suatu maksud untuk
setiap kejadian dalam kehidupan

♥ Mengajarmu bagaimana lebih seringkali
tertawa atau tidak terlalu keras menangis. ♥

♥ Wahai KaWan yg bermimpi sanjUngan……
CantiK buKanLah buKa ~ buKaan….
CantiK bUkan s’lalu berdandan….
Dan Cantik bUkan berarti seOrg pUjaan….

♥ Andai semUa org memahami…
CantiK Lahir bUkanLah Ukuran…..
Tapi Cantik hati memiKat semUa Insan….
Dan terUtama bUdi peKerti yg takkan pudar ditelan zaman

♥ Jika kamu dapat minum air jernih dan segar
hari ini, maka mengapa kamu harus bersedih

♥ atas air pahit yg kamu minum kemarin, atau
mengkhawatirkan air hambar dan panas esok
hari yg belum tentu terjadi". ♥

♥ Raihlah Mimpi2mu, jangn kau biarkan
Ia hnya sbatas haraP, Wjudkan dngan

♥ Keyakinan, terus berusha dan iringilah
dngan doa2mu. Krna keyakinan sbagai
...
♥ Penyemangat dalam setiap usahamu
dan Doa' adalah penyempurnaannya...

♥ Tuhan tidak menjanjikan hari2 tanpa sakit,
tertawa tanpa kesedihan, matahari tanpa hujan,

♥ Tetapi Dia menjanjikan kekuatan untuk hari itu,
kebahagiaan untuk air mata, dan terang dalam perjalanan.

Senyum tidak hanya akan menampilkan wajah
yang cerah, namun juga menghangatkan jiwa.

Dan jika kamu tidak memulai hari ini dengan senyuman,
belum terlambat untuk mencobanya pada hari esok.. ^_^

Status Facebook Inspiratif Part 6

Bayangkanlah tatkala waktu terhenti
Bayangkanlah tatkala kita menyesali
setiap detik waktu yg telah kita lalui

Bayangkanlah ketika jiwa kembali
meminta kesempatan berbuat kebaikan.

Saat dimana tawa berganti dengan tangisan.
Saat dimana diri kita terjaga dari tidur panjang
penuh mimpi yg tidak kita sadari selama ini.

Luangkan waktu untuk memahami tujuan hidup
Ambil kesempatan untuk menggapai ridha Tuhan..


 



Ingatlah! Bahwa kamu mungkin
menemukan cinta dan kehilangannya…

Tapi ketika cinta itu mati…
kamu tidak perlu MATI bersamanya…
...
Orang terkuat BUKAN mereka yang selalu menang…
MELAINKAN mereka yang tetap berdiri tegap ketika Terjatuh…

Saat hati & pikiran kita Gusar
Krn sdh terlalu lelah mengejar dunia

Cobalah luangkan sedikit masa
Dalam setiap Ibadah yg kita lakukan
Untuk menyendiri & bermunajat kpd Tuhan

Dengan hati & pikiran yg fokus
memahami apa yg kita baca

Memahami tanggung jawab kita
Memahami dosa2 yg telah diperbuat

Biarkan air mata membasahi pipi
Semoga Allah mengampuni & memberkahi
Insya Allah Ketenangan Merasuk dalam Hati..

Diri kita berhak untuk bahagia
jangan sampai terbelenggu

oleh rasa sakit hati, kekecewaan
yang tidak berkesudahan
...
Masih banyak2 hal indah yang
dapat kita temukan diluar sana

untuk apa merenungi & menyesali
hal yang tidak ada gunanya....

Doa Untuk Kekasih 3

 Ya Allah, Aku berdoa untuk seorang
yang akan menjadi bagian dari hidupku.

Seorang yang sungguh mencintaiMU
lebih dari segala sesuatu.

Seorang yang akan meletakkanku
pada posisi kedua di hatinya setelah Engkau.

Seorang yang hidup bukan hanya untuk
dirinya sendiri tetapi juga untukMU.

Seorang yang mempunyai kelembutan hati
yang penuh cinta & haus akan rahmatmu


Seorang yang memiliki keinginan untuk menauladani
sifat-sifat Agung-Mu. Yang selalu menentramkan hatiku

Seorang yang mengetahui untuk apa ia hidup,
sehingga hidupnya tidaklah sia- sia.

Seorang yang memiliki hati yang bijak
bukan hanya sekedar otak yang cerdas.


Seorang yang tidak hanya mencintaiku
tetapi juga menghormati diriku.

Seorang yang tidak hanya menyukaiku tetapi
Ia juga menasehatiku ketika aku khilaf & salah

Seorang yang mencintaiku bukan karena
Bentuk fisikku tetapi karena hatiku.

Seorang yang dapat menjadi sahabat terbaikku
dalam tiap waktu dan situasi-situasi dalam hidupku

Seorang yang membutuhkan dukunganku sebagai peneguhnya.
Seorang yang membutuhkan doaku untuk kehidupannya.

Seorang yang membutuhkan senyumanku
untuk mengatasi kesedihannya.

Seorang yang membutuhkan diriku
untuk membuat hidupnya menjadi sempurna.

Dan aku juga meminta: Buatlah aku menjadi seorang
yang dapat membuat kekasihku itu bangga.


Berikan aku sebuah hati yang sungguh mencintaiMU,
sehingga aku dapat mencintainya dengan cintaMU,
bukan mencintainya dengan sekedar cintaku.

Berikanlah SifatMU yang lembut sehingga
kecantikanku datang dariMU bukan dari luar diriku.

Berilah aku tanganMU sehingga
aku selalu mampu berdoa untuknya.

Berikanlah aku penglihatanMU sehingga aku dapat
melihat banyak hal baik dalam dirinya dan bukan hal buruk saja.

Berikan aku mulutMU yang penuh dengan kata- kata
kebijaksanaanMU dan pemberi semangat,

sehingga aku dapat mendukungnya setiap hari,
dan aku dapat tersenyum padanya setiap pagi.

Dan bilamana akhirnya kami akan bertemu,
aku berharap kami berdua dapat mengatakaan

"Betapa besarnya Engkau karena telah memberikan
kepadaku seseorang yang dapat membuat hidupku menjadi sempurna".

Aku mengetahui bahwa Engkau menginginkan kami
bertemu pada waktu yang tepat dan Engkau akan
membuat segala sesuatunya indah pada waktu yang Kau tentukan.

Jangan Sombong : Siapa Dirimu ? !!

Satu sifat yang paling dibenci oleh Allah SWT adalah sombong.

Sombong adalah menganggap dirinya paling kaya, paling pintar, paling sukses, paling cantik, paling tampan, paling bijaksana, paling dermawan, dan paling beriman, seakan akan surga hanya untuk dirinya sendiri.

 







Allah melarang kita untuk sombong:

”Dan janganlah kamu berjalan di muka bumi ini dengan sombong,


karena sesungguhnya kamu sekali-kali tidak dapat menembus bumi dan sekali-kali kamu tidak akan sampai setinggi gunung.” [Al Israa’:37]


Allah benci dengan orang-orang yang sombong:

”Dan janganlah kamu memalingkan mukamu dari manusia (karena sombong) dan janganlah kamu berjalan di muka bumi dengan angkuh. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong lagi membanggakan diri.” [Luqman:18]


Nabi berkata bahwa orang yang sombong meski hanya sedikit saja niscaya tidak akan masuk surga:


Dari Ibn Mas’ud, dari Rasulullah Saw, beliau bersabda:

“Tidak akan masuk surga, seseorang yang di dalam hatinya ada sebiji atom dari sifat sombong”. Seorang sahabat bertanya kepada Nabi Saw: “Sesungguhnya seseorang menyukai kalau pakainnya itu indah atau sandalnya juga baik”. Rasulullah Saw bersabda: “Sesungguhnya Allah Swt adalah Maha Indah dan menyukai keindahan. Sifat sombong adalah mengabaikan kebenaran dan memandang rendah manusia yang lain” [HR Muslim].


Nabi juga berkata bahwa orang yang sombong niscaya akan disiksa oleh Allah di akhirat nanti:


Dari al-Aghar dari Abu Hurarirah dan Abu Sa’id, Rasulullah Saw bersabda: “Allah Swt berfirman; Kemuliaan adalah pakaian-Ku, sedangkan sombong adalah selendang-Ku. Barang siapa yang melepaskan keduanya dari-Ku, maka Aku akan menyiksanya”. [HR Muslim]


(Dikatakan kepada mereka): “Masuklah kamu ke pintu-pintu neraka Jahannam, sedang kamu kekal di dalamnya. Maka itulah seburuk-buruk tempat bagi orang-orang yang sombong .” [Al Mu’min:76]


Abi Salamah meriwayatkan bahwa Abdullah bin Amr bertemu dengan Ibn Umar di Marwah. Keduanya kemudian turun dan berbicara satu sama lain. Selanjutnya Abdullah bin Amr berlalu dan Ibn Umar duduk sambil menangis tersedu-sedu. Ketika ditanya tentang apa yang membuatnya menangis, beliau menjawab: “Laki-laki ini (yakni Abdullah bin Amr) telah mengaku bahwa dia mendengar Rasulullah Saw bersabda: “Barang siapa yang di dalam hatinya ada sebiji atom dari sifat sombong, maka Allah Swt akan menimpakan api neraka ke arah wajahnya”.


Dari hadits di atas cukuplah bagi kita untuk menyadari bahwa sifat sombong sangat berbahaya bagi kita.


Imam Ghazali dalam kitabnya, ”Ihya’ ’Uluumuddiin” menulis bagaimana mungkin manusia bisa bersifat sombong sementara dalam dirinya terdapat 1-2 kilogram kotoran yang bau?


Terkadang orang sombong karena kekayaannya. Siapa orang terkaya di dunia? Qarun dulu sangat kaya. Perlu 7 orang yang sangat kuat hanya untuk mengangkat ”KUNCI-KUNCI” gudang kekayaannya yang berisi emas permata.


Namun yang patut diingat, ketika orang yang disebut kaya itu lahir mereka tidak memiliki apa-apa. Ketika mati juga tidak membawa apa-apa kecuali kain yang melekat di badan. Pada saat mati tidaklah berguna segala harta dan apa yang telah mereka kerjakan.


”Tidaklah berguna baginya harta bendanya dan apa yang ia usahakan.” [Al Lahab:2]


Sebagaimana Qarun, harta yang kita miliki tak lain milik Allah yang dititipkan kepada kita. Ketika kita mati kita akan berpisah dengan ”harta” kita.


”Kepunyaan Allah-lah kerajaan langit dan bumi dan apa yang ada di dalamnya; dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu.” [Al Maa-idah:120]


Sering orang sombong karena kekuasaan atau jabatan. Padahal kekuasaan dan jabatan juga tidak kekal. Ketika mati, maka kekuasaan pun hilang. Kita diganti dengan yang lain.


”Katakanlah: “Wahai Tuhan Yang mempunyai kerajaan, Engkau berikan kerajaan kepada orang yang Engkau kehendaki dan Engkau cabut kerajaan dari orang yang Engkau kehendaki. Engkau muliakan orang yang Engkau kehendaki dan Engkau hinakan orang yang Engkau kehendaki. Di tangan Engkaulah segala kebajikan. Sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu.” [Ali ’Imran:26]


Fir’aun raja Mesir yang sombong saat ini telah menjadi mayat yang tidak berdaya. Alexander the Great atau Iskandar Agung yang kerajaannya meliputi sebagian Afrika, Eropa, dan Asia saat ini tinggal tulang-belulang belaka.


Hanya Allah Maha Perkasa yang tetap kekal dan hidup abadi selama-lamanya. Lalu apa yang membuat manusia pantas untuk merasa sombong?


Ada juga orang yang sombong karena wajahnya yang cantik dan rupawan. Padahal ketika tua, maka mukanya akan jelek dan keriput. Ketika sudah dikubur, maka wajahnya hanya akan tinggal tulang tengkorak belaka. Pantaskah manusia untuk bersikap sombong?


Ada lagi yang sombong karena kekuatannya atau badannya yang kekar. Kita saksikan Samson yang dulu sanggup mengalahkan singa dengan tangan kosong kini sudah terbujur dalam tanah.


Muhammad Ali yang dulu sering membanggakan diri sebagai yang terbesar (I am the Greatest) kini lemah terkena penyakit Parkinson. Begitu tua orang sekuat apa pun akan jadi lemah. Begitu mati dia sama sekali tidak berdaya.


Allah mengingatkan bahwa manusia diciptakan dari air mani yang tidak berharga. Pantaskah manusia bersikap sombong?


”Dan apakah manusia tidak memperhatikan bahwa Kami menciptakannya dari setitik air mani, maka tiba-tiba ia menjadi penantang yang nyata!” [Yaa Siin:77]


Dari tulisan di atas jelas bahwa tidak ada alasan bagi manusia untuk bersikap sombong. Ancaman neraka bagi orang yang sombong meski hanya sekecil atom hendaknya membuat kita jadi orang yang rendah hati.


Sember: Artikel, Renungan, Kisah Motifasi II

Dialog Hati

Ketika dirimu gelisah.
Sentuhlah hatimu dengan lantunan ayat2 cinta dalam kitabnya

Ketika kau lemah & tak Berdaya.
Rangkum kembali makna-makna kebersamaan
bersama saudara-saudaramu agar saling menguatkan.

Ketika kau lelah dan mulai putus asa...
Maka Allah swt akan tersenyum padamu...
YAKINLAH tiada usaha halal yg sia-sia.



Ketika peluh &  kerja tak dihargai...
Maka saat itu kita sedang belajar tentang KETULUSAN.

Ketika usaha keras kita dinilai sia-sia oleh orang lain...
Maka saat itu kita sedang memaknai KEIKHLASAN.

Ketika hati terluka dalam karena tuduhan atas hal yang tak pernah kita lakukan...
Maka saat itu kita sedang belajar tentang MEMAAFKAN.

Ketika lelah mendera & kecewa menerpa...
Maka saat itu kita sedang belajar memaknai tentang arti KESUNGGUHAN.

Ketika sepi menyergap & sendiri membulat dalam keramaian...
Maka saat itu kita sedang memberi makna tentang KETANGGUHAN.

Ketika kita harus membayar biaya yang sebenarnya tak perlu kita tanggung,
Maka saat itu kita sedang belajar tentang KEMURAHHATIAN.

Bersama kesulitan ada kemudahan.
Jangan pernah merugikan & menyakiti org lain.
Allah maha meliihat & mendengar rintihan hatimu: BERDOALAH.


Tetap semangat, sabar, tersenyum...
Dan Terus belajar..!! Karena kamu sedang menimba ilmu di Universitas KEHIDUPAN!


Oleh : Aboe Bakar Al-Habsyi

Untukmu Sang Pelita Hidupku

Untukmu….
Yang akupun tak pernah jumpa
Kurangkai untaian kata ini…
Dari lubuk hati terdalam
Kunyanyikan lantunan syair indah Qalbu

Untukmu…
Yang akupun tidak pernah jumpa…
Yang masih merupakan misteri besar dalam hidupku…

Dikau…
Yang kelak menjadi pelita dalam hidupku…
Dengarlah luapan harapanku…
Aku berharap…
Engkaulah yang bisa mendampingiku..
Dalam menjalani hidup…
 

Aku berharap..
Engkau satu-satunya bidadari surgaku…
Entah kapan kita bertemu…
Tapi aku yakin…
Allah sudah menuliskan skenario pertemuan kita kelak
Semoga…
Kita bertemu..

Semoga…
Kelak kita bisa membina rangkaian kisah indah…
Hingga menuju Surga hakiki…
AMIEN…

Minggu, 10 April 2011

DOA UNTUK KEKASIH 2




Ya Allah ya tuhanku
kekasih dari semua umatnya
menabur cinta dan kasih sayang
untuk selalu berbagi dan menyayangi





ya Allah
engkau maha penyayang
maha pengasih
dan pemberi kenimatan didunia ini




ingin ku sandarkan hati
dan meminta petunjukmu ya allah
kuingin berbagii denganmu
hal yang begitu  hebat yang kau berikan pada setiap hati manusia




kodrat setiap insan
hambamu tahu bahawa engkau sudah mengetahuinya
maka ku pinta bantuanmu
untuk rasa kasih dan cinta ini




aku menyayangi dirinya ya Allah
ku cinta dia
begitu berat rasa didada
saat ku berada bersamanya




maka aku minta bantuanmu ya allah
bila dia cinta jodohku
maka dekatkanlah
dan sampaikan lah perasaan ini padanya




dan walapun dia bukan jodohku
maka pererat tali persaudaraanku dengannya
jangan biarkan silaturahmi putus
dan biarkan kasih sayang mengalir dengan cara yang lain




karena ku tahu ya Allah
engkau lah sang pemilik segala cinta
dan hanya kepadamulah kita meminta
dan hanya kuasa-Mu lah yang bisa mengatur segalanya


maka kabulkan kan lah doa ini
amin...

Minggu, 03 April 2011

Video : Kisah Tentang Persabatan Yang Mengharukan


Kini yang kurasakan hanyalah sepi,
ya Tuhan berikanlah hambaMu ini kebahagiaan dalam menjalani hidup.

Saat-saat terindah dalam hidupku adalah saat berada didekatmu, sang pemilik wajah bersinar semoga kebahagiaan selalu menyertaimu.

Yang ku inginkan sekarang adalah kasih sayang dari keluarga, teman dan orang yang menyayangiku.

Temanlah Hartaku

Your smile is a general my heart a soldier.

Cinta datang dan pergi, sampai kapanpun itik takan jadi angsa,
sampai kapanpun cinta takan dipaksa,
mungkin sudah saatnya cinta itu pergi, sampai jumpa di alam baka.

Love me, dont hate me,
your lov is my life,
your hate is my death..!!

Evry night when i look at the moon, it's reminds you of me,


Video :

By : Miya Oktavia 

Kita Adalah Sebuah Ketidakmungkinan

 http://inspirasijiwa.com/wp-content/uploads/2010/12/relationship.jpg

Aku adalah wanita yang selalu mengamatimu dari balik jendela. Memperhatikan setiap gerakmu dari dulu. Sejak kau masih sekolah dasar, hingga kau lulus sekolah menengah. Sejak kita masih memakai seragam putih abu, hingga kita merantau ke kota. Aku merekam kenangan ketika kau bermain layang-layang di pinggir sawah, dan kau yang menangis karena layang-layangmu putus, atau ketika kau begitu gembira mendapat hadiah, berupa dua buku tulis, dan sebuah pensil karena kau juara kelas ketika sekolah dasar. Aku bahkan tak yakin, kalau kau lebih mengingat masa kecilmu, daripada aku. Aku mengingat semua masa kecilmu, aku mengingat semua tentangmu.
Aku adalah wanita yang ketika sekolah menengah selalu ingin pulang satu bus denganmu, sekedar melihat wajahmu lebih dekat, sukur-sukur bisa duduk dekat denganmu, atau mungkin bisa ngobrol denganmu kesana-kemari. Ah tidak. Aku takut. Aku terlalu takut. Aku tak mampu mengatur degup jantungku jika dekat denganmu. Aku adalah wanita yang mengagumi seorang pria, tapi tak berani mengungkapkan isi hatinya.
Aku adalah wanita yang selalu membuatkan puisi cinta untukmu, yang tak pernah kuberikan untukmu (dan aku harap, kau memang tak pernah membacanya). Puisi yang diam-diam selalu dibaca temanku, dan dia akan meledekku habis-habisan, sambil tertawa puas setelah membacanya. Aku marah. Aku marah jika ada yang mengambil segala sesuatu tentangmu dariku. 
Aku adalah wanita yang telah memiliki kekasih, tapi tak pernah bisa mengusirmu dari ruang tersendiri di kepalaku. Tak pernah bisa mengijinkan orang lain menempati tempat itu. Kekasihkupun tidak. Aku memang bodoh, karena untuk sekedar memberikan alasan mengapa aku masih memberi ruang untukmupun aku tak bisa menjawab.
- Suatu saat kita berpisah (meski sebelumnya tak pernah bersatu). Nasib memanggil kita untuk menemuinya. Kau bergegas ke negeri timur, aku beranjak ke negeri barat. Jarak dan waktu selalu menjadi hantu untuk kau dan aku. -
***
Aku adalah wanita yang selalu mengkhawatirkanmu, ketika kita jauh di kota yang sama-sama asing.
Aku adalah wanita yang mencoba menjadi wanita pertama yang mengucapkan selamat ulang tahun untukmu, meski ketika kutelpon, nomormu sedang sibuk. Mungkin aku kalah dulu dengan kekasihmu.
Aku adalah wanita yang selalu menyimpan semua pesan singkat darimu. Dari yang hanya berisi dua huruf, sampai yang memuat dua halaman lebih.
Waktu seperti sedang naik sebuah pesawat terbang. Pesawat terbang betulan, bukan sekedar pesawat kertas mainan. Melesat cepat. Lalu lalang peristiwa, tapi percayalah, selalu ada waktu untuk mengingatmu.
***
Suatu ketika, aku merasa, bahwa kita semakin mempersempit jarak. Aku tak memaksamu mendekat, kau tak menuntutku untuk lebih dekat. Mungkin waktu dan keadaan berubah jadi sebuah tali yang berpusat pertemuan, menarik kita untuk menuju tengahnya.
***
Kita berjanji untuk bertemu di sebuah restoran di tengah kota. Di sebuah kota di antara kotaku dan kotamu. Aku menjadi wanita tercantik katamu hari itu, dan kau telah kunobatkan sebagai malaikat paling bersinar sedari dulu.
Mulanya sebuah basa-basi ringan, karena lama tak bertemu, lalu sebuah obrolan yang lucu dan tak perlu. Dilanjutkan cerita panjang dan semakin mengasikkan. Mataku suka menangkap matamu yang hendak mencuri pandang wajahku. Kuterjemahkan itu sebagai sebuah pujian untukku. Ini adalah botol minuman kedua, dan french fries yang entah keberapa. Kita terjebak dalam surga, sementara.
Tak terasa, hari sudah hampir senja. Bangku-bangku mulai malas berbicara.
Tiba-tiba kau genggam tanganku yang dingin. Gemetar, seperti ada pertunjukan musik yang riuh dalam hatiku. Aku cuma diam, menerka-nerka, apa yang akan kau lakukan. Kau panggil namaku, lalu matamu mencoba menjerat mataku mataku. Aku pasrah.
Aku coba membalas tatapan matamu, tapi sepertinya terlalu tajam. Aku tak mampu, aku tak bisa memaksakan diri, cuma kutundukan kepalaku.
“Na, aku sayang kamu. Maukah kau jadi kekasihku?”. Tak ada basa-basi dalam kalimatmu. Entah karena kau tak terlalu pandai basa-basi, atau karena karena kau memang bingung merangkai kata-kata, untuk menyatakan cinta yang pas kepadaku.
Hatiku rasanya seperti dimasukkan sebuah blender yang mesinnya dinyalakan. Diaduk, dicampur, tak karuan. Perasaan antara senang, kaget, dan sedih juga. Semua diaduk. Membuat pikiranku mendadak migren, tapi ingin terbang.
Senang karena selama ini ternyata kau juga punya rasa yang sama denganku. Kita saling mencinta. Cintaku tak bertepuk sebelah tangan. Dan aku menjadi wanita terhormat, karena mendapat ucapan cinta dari lelaki yang selama ini jadi impianku. Kaget karena hampir tak percaya bahwa kejadian yang tak mungkin ini ternyata bisa terjadi. Dan sedih, karena nyatanya aku tak bisa menerimamu sebagai kekasihku. Meskipun aku juga menyayangimu. Aku tak mau orang lain tersakiti. Aku tak mau orang tua kita sakit hati. Kita tak mungkin menjadi sepasang kekasih. Karena kau adalah kakak kandungku, dan aku adalah adik kandungmu.


Jumat, 01 April 2011

Sedu

 aku bertanya pada hujan, maukah kau jatuh berbalik arah dan kembali ke awan?!
ia menjawab, “aku kembali ke awan, namun dalam bentuk yang lain.”

aku kembali bertanya pada hujan, maukah kau jatuh berbalik arah dan kembali ke awan sebagai hujan?!
ia menjawab, “bagaimana menurutmu? apa yang sebenarnya kau mau?”

aku tak henti bertanya pada hujan, kapan kau akan jatuh berbalik arah dan kembali ke awan sebagai hujan?!
ia tak menjawab. ia diam. ia tak menjawab.



aku bertanya pada hujan, maukah kau jatuh berbalik arah dan kembali ke awan?!
ia menjawab, “aku kembali ke awan, namun dalam bentuk yang lain.”

aku kembali bertanya pada hujan, maukah kau jatuh berbalik arah dan kembali ke awan sebagai hujan?!
ia menjawab, “bagaimana menurutmu? apa yang sebenarnya kau mau?”

aku tak henti bertanya pada hujan, kapan kau akan jatuh berbalik arah dan kembali ke awan sebagai hujan?!
ia tak menjawab. ia diam. ia tak menjawab.

aku terus bertanya pada hujan, bagaimana kubuat kau jatuh berbalik arah dan kembali ke awan sebagai hujan?!
tiba-tiba mataku berubah menjadi awan, lalu turunlah hujan.


aku bertanya pada awan, tak akankah kau menangis kali ini ?!

Kamis, 31 Maret 2011

Bila Memang Kau lupa, Ingatkan Aku

 
Aku tak pernah pintar berurusan dengan angka, karena itu aku tak betah dalam sebuah himpunan matematika. Ah entahlah, aku tak tau juga apa yang dimaksud himpunan matematika. Hanya asal bicara karena aku bahkan tak tau bagaimana seharusnya menyebutnya. Pokoknya, aku tak pernah pintar dengan semua yang berhubungan dengan angka.

Mungkin kau juga tau itu, kekasih. Saat dulu kita bersama dalam sebuah himpunan matematika, sebut saja begitu, aku selalu berada dalam urutan jauh di belakangmu, mungkin, aku tak yakin. Entah mana yang terdepan dalam sebuah urutan angka, yang terbesar atau yang terkecil?! ah iya, sekarang aku jadi bingung apakah sebenarnya dulu aku yang di belakangmu atau kau yang di depanku. Tapi sekarang sudah tak penting juga, kita berada dalam himpunan berbeda.Dan entah sekarang aku berada di sebelah mana mu.

Aku selalu memiliki masalah bila harus berhubungan dengan angka, entahlah. Sekarangpun aku tak pernah dipercaya untuk sekedar mengajar anak kelas satu SD berhitung matematika atau sekedar mengurut angka, “1..2..4..5..6..7..”, salah katanya?! lalu kuhitung mundur, “7..6..5..4..2..1..”, masih salah katanya?! ah, entah siapa yang bodoh, padahal aku lebih berpengalaman dalam angka dibanding anak SD. Dasar anak SD sok tau! Kadang aku ingin jitak kepala mereka bila sudah begitu.

Karena tak pandai dalam angka sepertinya aku tak pandai berhitung juga, karena itu aku tak akan pernah bisa menjadi seorang padagang sayur, pedagang baju bayi, pedagang tanah, pedagang mobil atau apapun itu yang selalu akan memerlukan perhitungan. Tidak dapat diragukan, bahkan dalam bulan pertamapun usahaku akan rugi dan tidak menguntungkan. Kasihan. Tapi memang begitulah aku, tak pandai dalam hitung menghitung, tak pandai juga membuat perhitungan. Bahkan bila mungkin suatu saat aku menjadi pedagang cintapun akan seperti itu, tidak hitung menghitung, tidak mengenal perhitungan. Mungkin aku akan rugi, mungkin tak akan pernah untung. Ah iya, apa untuk cintapun aku harus perhitungkan untung dan rugi?! tapi aku kan memang bodoh dalam perhitungan, wajarlah bila aku tak mengenal keuntungan atau kerugian.

Sepertinya aku memang tak pernah pandai dalam angka, bila ada angka yang harus kuhapal pasti akan kulupakan hanya dalam tiga menit. Aku tak pernah bisa menghapal angka, karena itu bila memang penting aku selalu menulisnya di tempat seperlunya. Mudah-mudahan saja aku juga tidak salah saat menuliskannya. Karena terkadang aku salah, saat seharusnya menulis 3 tapi kutulis 2, seharusnya menulis 1 malah kutulis 2, ah entah, mungkin aku memang suka angka 2. Eh, 2 itu seberapa, kekasih?! pasti terasa besar sekali, sepertinya.

Kadang juga aku lupa di mana kutulis angka yang pernah kutulis itu, atau tempat aku menulisnya hilang entah kemana, tentu saja bila begitu angkanya aku akan lupa. Aku selalu menuliskan angka yang tak ingin kulupa, seperti semua angka yang berhubungan denganmu, atau semua angka tentang kita dulu. Agar aku tak lupa di mana menulisnya atau kehilangan tempat menulisnya, maka sengaja kutulis di balik kelopak mata, tiap kali memejamkan mata, aku melihatnya. Seperti juga angka tanggal hari ini, karena aku tak pandai menulis angka, maka kutulis di balik kelopak mata dengan kata-kata, tujuh Oktober, kau sudah lupa?!

Ketika Cinta Menyapa ( KCM )

 [KCM.bmp]
Ketika Cinta datang menyapa
Ku jalani hari-hari penuh Cinta
Ketika Hasrat datang menggelora
Terbuai kasih suci merasuk dalam jiwa


Ketika Cinta Bersemi dalam kalbu
Terlena anganku tuk terus mencintaimu
Di kala Cinta membekas dalam ruang rindu
Berfikir tuk terus mencintaimu adalah suara hatiku


Oh..Cinta, Akankah hidup tanpa cinta bahagia?
Benarkah kekuatan cinta abadi dan takkan sirna?
Hanya hati nuranilah yang menjawab semuanya
Ia tidakkan sanggup untuk berdusta kepada sang pencinta

Karna Cinta dan sayangmu aku hidup
Dan dengan kasih dan rahmatmu aku bahagia
Engkaulah sang pencinta yang tiada duanya
Mengetahui segala yang tersirat di hati manusia



Kemilau dunia menghujam langkah hidup ini
Dari keistiqomahan padamu sang maha pencinta
Gemerlap kehidupan yang datang mencekam
Seolah-olah menutup lisan ini tuk mengutarakan..

Uraian Doa, Sayangi dan kasihanilah kami
Karna hanya padamulah kami berserah diri
Ajarilah kami makna Cinta yang suci
Karna kami pasti datang dan akan kembali

Jadikanlah hati ini taat untuk agama sucimu
Karna hati akan berubah-ubah atas nama taqdirmu
Bebaskanlah kami dari kedengkian dan dusta
Karna setiap panca indra akan ditanya pada akhir kisah

Ini hanyalah luahan rindu seorang hamba
Yang ingin menyelami makna pesona Cinta
Kata cinta takkan pupus dari alam fikir manusia
Karna itu, Cintailah sang pencipta alam semsesta
Sesungguhnya setiap jiwa akan kembali padanya

Puisi ini saya tujukan kepada siapa saja yang berhasrat mencari cinta suci cinta yang tidak didasari kemilau duniawi akan tetapi cinta yang bermuara pada kebahagiaan the day of judgment.

Ada Cinta Dalam Kebencian

Dalam gelap malam, kuterbayang kenangan silam
Terkenang dalam angan hasrat yang terpendam
Kulalui hari demi menggapai rindu yang mencekam
Karna rindu itu membebaskan diri dari dunia suram


Kupejamkan mata saat memory terindah menyapa
Tapi, hanya kerinduan yang membekas dalam jiwa
Semakin jauh ku melangkah,terasa dunia tlah berbeda
Kenangan terindah hanya menjadi bait-bait puisi cinta

Cinta hadir saat kebencian membisikkan luapan rindu
Karna ku tahu cinta & kebencian menyatu dalam kalbu
Benci dan cinta memaksa diri mengarungi samudra biru
Bagaikan susahnya musafir saat menempuh jalan berliku

Ada cinta tatkala kebencian menebar keanggunannya
Keanggunan yang memaksa hati bertekuk lutut padanya
Karna Ia bagi mentari yang menyinari gelapnya cakrawala
Tanpa dia, kehidupan yang kulalui sungguh begitu menyiksa

Boleh Aku Hanya Menjadi Bayangmu ?!

 
Lama sejak kau pergi, lalu kau menjelma menjadi bayanganku; menjeratku, menguntitku, mengikutiku. Dalam gelap kau menyelimutiku.

Tak hanya sekali kucoba pisahkan bayangan dari aku, bagaimana aku bisa menurutmu?!

Terkadang, saat aku didesak rindu hingga merasa sangat ingin melihatmu, tiap kali dengan itu aku harus tetap berjalan maju, aku mengintip ke belakangku, walau terkadang sangat melelahkan urat leherku, menghambat nafasku, menyesakkanku.

Terkadang, bila aku sudah merasa terlalu lelah melihat ke belakang, namun rinduku masih belum juga terpuaskan, aku berdiri membelakangi cahaya dan melihatmu jelas di hadapan, cahaya tak kuhiraukan.

Pernah aku terpikir suatu saat kau pergi untuk kedua kali, dan aku hanya akan sendiri tanpa bayanganku lagi, mungkin saat itu aku akan benar-benar merasa sepi, benar-benar sendiri.

Lama sejak kau pergi dan mulai menjelma menjadi bayanganku,
bisakah kau butakan saja mataku hingga aku tak perlu lagi melihatmu?!

Kau bisa butakan mataku?!
hingga aku tak perlu sadari bahwa kau, bayanganku, masih juga tetap mengikutiku.

Atau bisakah kau ambil semua cahaya di sekitarku?!
hingga aku tak sadari bahwa gelap adalah juga bayangan keseluruhanku.


Kekasih, bisakah aku saja yang menjadi bayanganmu?!

Aku ingin menjeratmu, menguntitmu, mengikutimu kemanapun pergimu, dan saat itu kau mungkin akan tau akan rasaku yang sejak kau pergi dulu selalu diikuti bayanganku, kau.

Andai ini Puisi, Pasti Untukmu

http://i0.peperonity.info/c/B88973/330451/ssc3/home/008/fisabilillah/timthumb__1_.jpg_320_320_0_9223372036854775000_0_1_0.jpg
Rasanya ingin sekali sesekali aku bisa menulis sebuah
puisi indah untukmu di secarik kertas yang bersusahpayah
kucari berwarna ungu, hanya untuk sejenak
mengembangkan senyummu. Tapi aku tak pernah bisa,
tiap kali aku menulis puisi pastilah berujung buntu.

Dalam puisiku aku ingin memasukkan hujan dengan rinainya
yang selalu jatuh tanpa malu menyapa sepasang kekasih
yang tersenyum malu-malu, atau sebuah senja menjingga
yang menggoda kita memampat lubang rindu
yang menganga saat berjumpa di tepi telaga, atau gemilau pelangi
yang terbentang memanjang di atas dua hati
yang terpatri oleh sebuah janji suci, atau hamparan langit biru luas
yang diisi renggang-renggang awan putih seperti kapas
tempat dua asa tak letih bersama terbang bebas lepas bagai tak berbatas,
atau hal-hal alam sederhana biasa lain yang dikaitpaut
dengan sebuah kejadian agar terlihat dan terasa indah seperti apa
yang biasa mungkin harus seorang penulis puisi tulis dalam sajaknya.

Ingin sekali sesekali aku bisa menulis sebuah puisi
dengan semua hal semacam itu untuk kuharap dapat dengan indah
menggambarkan betapa hebatnya rindu haru bahagia yang kurasakan
bila aku bersamamu, lalu kukirimkan puisi itu untuk sekedar dibaca
senyum manismu dan didengar mata berkaca-kacamu.

Atau sebuah puisi lain yang mungkin terlihat lebih seharusnya,
seperti saat tanpamu aku galau sendiri lalu mulai bergelimun bayangmu
dalam sebuah lamun, menggeligit rindu pahit yang membuat sengit.
Gelumat pikiranku pun hanya tentangmu, yang datang
lamat-lamat dibawa waktu. Lalu aku mulai
menggagau bayangmu dalam rindu yang membuat silau,
bagai seorang umi mengerepas sehimpunan kalimat
dalam kertas.

Ingin sekali sesekali aku bisa menulis puisi
dengan kata-kata semacam itu yang mungkin lebih seharusnya,
yang kuharap kau tak begitu mengerti apa artinya. Hingga bila
suatu saat kau memang ingin mengetahuinya, kuharap kau akan tau
betapa sakit pahit keadaanku dan rindu yang menghimpit hatiku
setelah kau pergi dan tak lagi bisa ada untukku.
Namun entah apa akan kukirimkan puisi itu bila
hanya bisa mememarkan pipi basahmu dan membutakan
hati menjeritmu.

Ingin sekali sesekali saja aku bisa menulis sebuah
yang pantas disebut puisi khusus untukmu, sependek apapun itu,
sepanjang apapun itu, namun harus dapat terkesan indah bagimu
dan menyentuh hatimu bila kau membacanya saat sesekali
mengingatku. Namun sepertinya aku memang tak mampu,
berulang kali aku mencoba agar bisa sesekali saja
menulisnya, tapi aku tak pernah bisa, tiap kali aku menulis
puisi pastilah berujung buntu; padamu.

Rabu, 30 Maret 2011

Bingkai Hujan Untukmu

 
Sore ini aku terdiam di tepi jendela, memperhatikan kelopak-kelopak hujan jatuh berguguran dengan rela. Angin yang sibuk menjatuhkannya sesekali menampar pipiku dengan satu dua kelopak hujan itu, mengingatkanku agar tak terlalu terhanyut dalam kenangan akanmu. Masa lalu, katanya.

Kuperhatikan kelopak-kelopak indah yang jatuh berhamburan, sayang sekali bila hanya dibiarkan percuma berserakan. Terpikir dalam riuh bisuku untuk mengumpulkan banyak kelopaknya, mungkin nanti malam saat aku tak dapat tidur seperti biasanya, kelopak itu dapat kubuat menjadi sebuah hiasan. Menyibukkan diriku dengan hal lain, agar malam ini aku tak perlu sibuk memikirkanmu.

Lalu aku mulai bingung hiasan apa yang dapat dibuat dari kelopak hujan bila malam.

Sebenarnya aku ingin membuat pigura warna-warni dari kelopak hujan itu, agar nanti bisa kubuat fotomu yang sekarang masih saja terpasung di hatiku terpasang di pigura itu, untuk nanti kusimpan di meja kamarku. Dengan begitu aku tak perlu membawa-bawa fotomu kemanapun aku pergi, jadi nanti aku hanya akan dapat melihat wajahmu saat berada di kamarku, dan di luar itu aku dapat melihat wajah mungkin seorang atau dua orang lainnya.

Tapi mungkin sulit membuatnya berwarna-warni bila tanpa pewarna matahari, bisakah kubuat berwarna bila dengan cahaya bulan saja?! Aku tak mau bila harus membingkai fotomu dengan pigura biasa tanpa warna, bila memang harus kubingkai fotomu, harus dengan pigura indah penuh warna. Harus begitu. Tapi bisakah aku membuat kelopak hujan itu berwarna-warni bila tanpa pewarna matahari?!

Setelah berpikir lama-lama, aku tak menemukan cara untuk mewarnai kelopak hujan itu malam nanti. Mungkin aku harus membuat sesuatu yang lain darinya, bukan sebuah pigura. Bagaimana bila kubuat saja kelopak hujan itu menjadi sebuah cawan, tak perlu berwarna, tapi pasti tetap dapat berguna. Nanti, sesekali cawan hujan itu dapat kupakai untuk menampung air mata yang terkadang terjatuh tanpa sengaja saat aku memandangi fotomu sambil erat menutup mata. Ah, aku lupa, walau memang tak ada jatuh yang sengaja tapi aku tak lagi mau menjatuhkan air mata karenamu, bila sendiri.

Aku kembali berpikir lama-lama, apa yang bisa kubuat dari kelopak hujan itu nanti malam, agar bisa kubuat sesuatu dengan fotomu yang masih saja terpasung di hatiku.


Ah, aku berpikir terlalu lama. Sekarang kelopak-kelopak hujan itu sudah berhenti berguguran, kini mereka sudah tertumpuk-tumpuk di tanah berserakan. Aku tak mau mengumpulkannya bila sudah berhamburan di tanah, tampak tidak lagi indah bagai hati yang sudah kalah menyerah. Sudahlah, aku tak jadi mengumpulkannya, ini karena kebiasaan bodohku berpikir lama-lama. Tapi sepertinya malam nanti aku tak jadi mempunyai kesibukan lain selain sibuk memikirkanmu lagi. Baguslah, hanya malam nanti, setidaknya sore ini aku tidak memikirkanmu.

•٠·˙ Dare To Be Yourself ˙·٠• ~















Menjadi diri sendiri dalam mengarungi lautan hidup
Membuat semangatmu  tak akan pernah redup
Ketabahan hati dalam menghadapi segala cobaan
Mengajarimu makna terpenting dari kebijaksanaan


Jangan Pernah mengutuk segala kekurangan diri
Lebih baik intropeksi diri demi menjernihkan hati
truslah Berfikir positif pada setiap musibah yg kau alami
karna Allah mengetahui rahasia yg tersiarat dilangit dan bumi

Dimana pun engkau berada, jadilah diri sendiri
Sehingga kepercayaan diri melekat dalam hati
Jangan biarkan lingkungan merubah dirimu
Agar tidak ada penyesalan diakhir hidupmu

Tiada manusia yang sempurna dalam hidup ini
Tiada seorang pun yang sanggup hidup abadi
Bersukurlah atas umur & ilmu yang kau miliki
Pergunakan sebaik mungkin agar engkau slalu dicintai

Sobat, Hidup Harus Berani diuji

Sejenak aku coba menyendiri dan bertanya-tanya
Mengapa kegelisahan diciptakan sang pencipta?
Bukankah tabiat manusia itu susah diterka-terka?
Bukankah konsistensi itu Sulit dimata manusia?

 
 
 
Semakin kuberfikir semakin aku bisa menyadari
Bahwa hidup didunia membutuhkan konsistensi
Bahwa hidup ini adalah ujian yg harus dihadapi
Bagi manusia yang masih memiliki hati nurani

Sesaat aku merenung dan berusaha memahami
Mengapa rasa malas begitu menyiksa relung hati
Seandainya rasa ini tidak diciptakan oleh ilahi rabbi
Mungkin aku bisa terus berlari mengejar mimpi


Aku yakin begitu banyak hikmah di alam semesta
terkadang manusia yang tidak bisa menyadarinya
Hidup adalah tempat manusia diuji Keimanannya
Sehingga Dia mengetahui kekuatan iman hambanya

Insya Allah you’ll find your way

Terkadang Kamu merasa tidak kuat
menghadapi cobaan yg begitu dahsyat
Setiap kali Kamu merasa sangat kehilangan
Setiap kali Kamu merasa begitu sendirian
semua yang kau lihat hanyalah kegelapan
dan rasa kehilangan yang begitu menyakitkan



Jangan pernah putus asa dan merasa sendiri
dalam mengarungi gelombang kehidupan ini
Jika kamu merasa tidak bisa bangkit kembali
dan kamu tidak mampu melihat jalan terbaik saat ini
yakinlah bahwa Tuhan selalu ada dimana kamu berdiri



Jika Allah berkehendak maka kamu akan menemukan jalanmu
Jika Allah berkehendak maka segalanya akan mudah untukmu
Jika Allah berkehendak maka tiada rasa gelisah didadamu
Jika Allah Berkehendak maka segalanya sesuai harapanmu



Tatkala kamu melakukan satu kesalahan
Janganlah kamu pernah kehilangan harapan
taubatlah kepadanya tuhan yang maha bijaksana
angkatlah tanganmu memohon ampunan darinya


 
Jangan putus asa dan kehilangan kepercayaanmu
Sebab Allah SWT itu selalu ada di sampingmu
Insya Allah kamu akan menemukan jalanmu
Insya Allah kamu akan menemukan jalanmu



kembalilah kepada sang maha pencipta
Dia yang tidak pernah jauh dari kita
percayalah padanya dan jangan pernah ragu
berdoalah,Ya Allah bimbinglah langkahku
jangan biarkan aku tersesat dan berpaling darimu
karna hanya Kau satu-satunya yang menunjukkan jalan hidupku